Kecepatan akses internet
Dari
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kecepatan
akses internet adalah kecepatan transfer data pada saat melakukan akses melalui
jalur internet. Terdapat dua macam kecepatan akses internet, yaitu downstream
dan upstream. Downstream merupakan kecepatan pada saat kita mengambil
data – data dari server internet ke komputer kita. Misalnya, saat kita masuk ke
search engine, browsing, dan lain – lain. Adapun upstream adalah kecepatan
transfer data yaitu saat kita mengirimkan data dari komputer ke server. Baik
downstream maupun upstream memiliki satuan kecepatan transfer data yaitu bps
bit per sekon. Artinya, banyaknya bit data yang dipindahkan dari satu komputer
ke komputer lain tiap detiknya.
Kecepatan
akses internet dihitung dari jumlah data yang dikirim dalam satuan waktu. Jika
kita mengirim 1kb file/detik, berarti kita telah mengirim 1.000 byte, dengan 1
byte = 8 bit maka data yang dikirim sama dengan 8.000 bit = 8 kbps kilo bit per
sekon. Untuk satuan yang lebih besar mengggunakan Mbps mega bit per sekon
berarti 1000 kbps.
Komponen
Ada beberapa
komponen yang dapat memengaruhi kecepatan pemrosesan, antara lain :
Register
CPU berisi area memori kecil yang
disebut register. Fungsinya untuk menyimpan data dan instruksi saat pemrosesan.
Ukuran register (disebut juga word size) menentukan jumlah data yang dapat dipakai oleh komputer pada satu waktu . Pada saat ini
kebanyakan PC (Personal Computer) memiliki
register 32 bit, artinya CPU dapat memproses 4 bit data tiap waktu. RAM
Jumlah RAM pada PC dapat memengaruhi kecepatan sistem . Makin banyak RAM pada PC, makin banyak program dan
instruksi yang bisa disimpan di memori, dan jauh lebih cepat daripada disimpan
di hard disk. Apabila PC tidak cukup memiliki
memori untuk menjalankan program , data akan dipindahkan sementara
ke hard disk (proses ini disebut swapping) dan hal ini akan menurunkan kinerja komputer.
Sistem Clock
Sistem Clock
dalam computer menetapkan kecepatan CPU menggunakan Kristal quartz yang bergetar. Satu gerakan clock adalah waktu yang
dibutuhkan oleh transistor untuk mematikan transistor kemudian
menyalakannya kembali. Hal ini disebut clock cycle, yang diukur dalam Hertz . Jika sebuah komputer memiliki kecepatan 300 MHz,
artinya sistem clock berdetak 300 juta kali/ detik.
Bus
Bus yaitu
jalur antara komponen – komponen pada komputer. Data dan instruksi berjalan
pada jalur ini. Lebar jalur data dapat memengaruhi berapa banyak bit yang dapat
ditransmisikan antar komponen komputer.
Cache Memory
Cache Memory
adalah memori berkecepatan tinggi yang menyimpan data dan instruksi terkini
yang sudah diload oleh CPU. Cache lebih cepat daripada memori biasa, dan sangat memengaruhi kinerja komputer. Ada
dua jenis cache memory, yaitu Level-1 (L1) dan cache
eksternal yang disebut Level -2 (L2).
Jenis Kecepatan Akses Internet
Kecepatan
akses akan sangat bergantung pada teknologi jaringan di sekitar jarak dan jarak
/ kondisi lingkungan saat koneksi internet dilakukan. Adanya perkembangan teknologiinformasi dan komunikasi saat ini memungkinkan kita dapat
mengoneksikan komputer dengan internet melalui beberapa cara. Terdapat beberapa
pilihan tipe / jenis kecepatan internet yang dapat digunakan. Berikut adalah
kecepatan internet sesuai dengan saluran yang dipilih
Dial – Up
Jaringan telepon sudah
merambah makin luas, sehingga kita dapat mengoneksikan komputer dengan
internet. Cara menghubungkan komputer ke internet menggunakan kabel telepon
sering disebut Dial – Up. Dial-Up melalui jalur PSTN (Public
Switched Telephone Network) akan menghubungkan kita ke ISPTelkom. Koneksi ke
Dial-Up ini umumnya digunakan pribadi-pribadi yang ingin menghubungkan internet
dari rumah. Komputer yang digunakan biasanya komputer tunggal (bukan merupakan jaringan
komputer) Kecepatan akses internet menggunakan
Dial-Up dapat mencapai maksimal dengan kecepatan 56 Kbps. Kecepatan Akses
Internet
Kecepatan
Akses Internet-Dial Up melalui Jalur PSTN
Perkembangan
teknologi informasi dan komunikasi saat ini memungkinkan kita dapat
menghubungkan komputer kita dengan internet melalui berbagai cara. Ada
beberapa pilihan tipe kecepatan internet yang dapat kita gunakan,
berikut ini adalah kecepatan internet sesuai dengan saluran yang kita
pilih.

Apakah di
rumahmu sudah terpasang saluran telepon? Jaringan telepon yang sudah merambah
dengan luas. Jika sudah dan kita memiliki komputer maka kita dapat terkoneksi
dengan internet. Cara menghubungkan komputer kita ke internet
menggunakan kabel telepon biasa atau lebih sering disebut dengan dial up.
Dial-up melalui jalur PSTN (Public Switched Telephone Network)
yaitu cara kita. terhubung ke ISP (Internet Service Provider) melalui
jaringan telephone reguler (PSTN) contohnya adalah ”Telkomnet Instan” dari ISP
Telkom.
Dial-upConnection ini pada umumnya digunakan oleh pribadi-pribadi yang
menginginkan untuk mengakses Internet dari rumah. Komputer yang digunakan untuk
dial-up pada umunya adalah sebuah komputer tunggal (bukan jaringan
komputer). Kecepatan akses internet menggunakan dial up dapat mencapai maksimal
dengan kecepatan 56 kilo byte persecond (kbps).
ADSL
Asymetric Digital Subcriber Line (ADSL) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi 34 kHz – 1.104 kHz. Inilah penyebab
utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem dan ADSL dengan modem
konvensional yang bekerja pada frekuensi kurang dari 4 kHz . Keunggulan ADSL
yaitu memberikan kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan suara / fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan
splitter untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).
ADSL
Kecepatan
Akses Internet-ADSL
ADSL (Asymetric
Digital Subscriber Line) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada
frekuensi antara 34 kHz sampai 1104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan
kecepatan transfer data antara modem ADSL dengan modem konvensional (yang
bekerja pada frekuensi di bawah 4 kHz). Keuntungan ADSL adalah memberikan
kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan suara/fax secara simultan (di
sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran
telepon dan saluran modem).
Berapakah Bandwith maksimum yang didapat apabila kita menggunakan akses
internet menggunakan ADSL :
- Untuk line rate 384 kbps,
bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 337 kbps.
- Untuk line rate 384 kbps,
throughput rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan
sekitar 40 Kb/s.
- Untuk line rate 512 kbps,
bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 450 kbps.
- Untuk line rate 512 kbps,
throughput rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan
sekitar 52 Kb/s.
GPRS
GPRS (General
Packet Radio Service), adalah komunikasi data dan suara yang dilakukan dengan
menggunakan gelombang radio. GPRS
memiliki kemampuan untuk mengkomunikasikan data dan suara pada saat
alat komunikasi bergerak (mobile). Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer
data (dalam bentuk paket data yang berkaitan dengan e-mail, data
gambar (MMS), dan
penelusuran (browsing) internet. Layanan GPRS dipasang pada jenis ponsel tipe GSM dan IS-136,
meskipun jaringan GPRS saat ini terpisah dari GSM dalam teorinya GPRS
menjanjikan kecepatan mulai 56 kbps – 115 kbps, sehingga memungkinkan akses
internet , serta pengiriman data multimedia ke
komputer, notebook dan handheld komputer.
GPRS
Kecepatan Akses Internet-GPRS
3G
3G adalah third generation
technology yang mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel (wireless). 3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan
akses : Sebesar 144 kbps untuk kondisi gerak cepat (mobile) Sebesar 384
kbps untuk kondisi berjalan (pendestrian) Sebesar 2 Mbps untuk kondisi static
di suatu tempat
3G sebagai
sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses:
- Sebesar 144 Kbps untuk kondisi
bergerak cepat (mobile).
- Sebesar 384 Kbps untuk kondisi
berjalan (pedestrian).
- Sebesar 2 Mbps untuk kondisi
statik di suatu tempat.
Kecepatan
Akses Internet-3G
HSPA
High Speed
Packet Acsess merupakan hasil pengembangan teknologi 3G gelombang pertama
Release 99 (R99) sehingga HSPA mampu bekerja jauh lebih cepat bila dibandingkan
dengan koneksi R99. Terkait jaringan CDMA ; HSPA dapat disejajarkan dengan Evolution Data Optimized (Ev-Do) yang merupakan perkembangan
dari CDMA 2000. Jaringan HSPA sebagian besar tersebar pada spectrum 1.900 MHz
dan 2.100 MHz namun beberapa berjalan pada 850 MHz . Spektrum yag lebih besar digunakan karena operator dapat menjangkau area yang lebih
luas serta kemampuannya untuk refarming dan realokasi spectrum UHF.
HSPA
menyediakan kecepatan transmisi data yang berbeda dalam arus data
turun (downlink) HSDPA (High Speed Downlink Packet Access)
dan dalam arus naik (uplink) HSUPA (High Speed Uplink Packet Access), terkait standar
pengembangan yang dilakukan Third Generation Partnership Project (3GPP) perkembangan lanjutan HSPA dapat semakin memudahkan
akses ke dunia maya karena serat fitur rapi dan canggih sehingga dapat
mengurangi biaya transfer data per mega bit.
Wireless LAN
Teknologi
Wireless LAN bekerja dengan menggunakan gelombang radio . Awalnya teknologi ini
didesain untuk aplikasi perkantoran dalam ruangan. Namun ,
sekarang Wireless LAN dapat digunakan pada jaringan peer
to peer dalam ruangan dan juga point to point di luar ruangan maupun point
to multipoint pada aplikasi bridge. Wireless LAN didesain sangat modular
dan fleksibel. Jaringan ini juga bisa dioptimalkan pada lingkungan yang
berbeda, dapat mengatasi kendala geografis dan rumitnya instalasi kabel.
Kecepatan
Akses Internet-LAN
Wifi

Pernahkan
kalian melihat sambungan komunikasi tanpa kabel? Teknologi itu dikenal dengan Wirelless
Fidelity (WiFi). Teknologi jaringan tanpa kabel menggunakan frekuensi
tinggi berada pada spektrum 2,4 GHz. Wi-Fi memiliki pengertian yaitu sekumpulan
standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area
Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar
terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang
dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan
mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.
Wi-Fi (Wireless Fidelity) adalah koneksi tanpa kabel seperti handphone
dengan mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data
dengan cepat dan aman. Wi-Fi tidak hanya dapat digunakan untuk mengakses
internet, Wi-Fi juga dapat digunakan untuk membuat jaringan tanpa kabel di
perusahaan. Karena itu banyak orang mengasosiasikan Wi-Fi dengan “Kebebasan”
karena teknologi Wi-Fi memberikan kebebasan kepada pemakainya untuk mengakses
internet atau mentransfer data dari ruang meeting, kamar hotel, kampus, dan
café-café yang bertanda “Wi-Fi Hot Spot”. Juga salah satu kelebihan dari Wi-Fi
adalah kepraktisan,tidak perlu repot memasang kabel network. Untuk masalah
kecepatan tergantung sinyal yang diperoleh.
Broadband
Teknologi
internet broadband secara umum didefinisikan sebagai
jaringan atau servis internet yang memiliki kecepatan transfer yang tinggi
karena lebar jalur data yang besar. Kecepatan transfer yang biasa dijanjikan
oleh servis broadband sampai sekitar 128 kbps atau lebih. Jaringan Broadband
dapat digunakan oleh banyak kalangan, mulai dari pelajar, pehobi game, sampai dengan kantor – kantor kecil dan kantor
cabang yang ingin memiliki koneksi dengan kantor pusatnya yang mrmiliki
kecepatan yang cukup tinggi. Teknologi broadband yang paling umum digunakan di
Indonesia untuk menghubungkan koneksi internet untuk anda adalah teknologi DSL, teknologi cable dan fixed wireless.
Masing – masing media memliki kekurangan dan kelebihan tersendiri.
Wireless
Broadband
Kecepatan
Akses Internet-Wireless Broadband
- Joko Atmanto,
A.Md.,"Teknologi Informasi dan Komunikasi",CV Bina
Pustaka,2009,223262436241
- Drs. Supriyanto,"TIK 3:
Teknologi Informasi dan Komunikasi",Yudhistira,Maret 2009,74217421